Kepada perasaan
khawatir yang masih selalu hadir.Juga pada rasa curiga yang masih sering
menyela.Terutama kepada rasa cemburu yang masih selalu mengganggu.
Untuk hari
ini,seminggu setelah senja itu.Aku masih menyayangimu,bukan sebatas kumpulan
kalimat pada sebuah paragraf.Bukan sebatas kalimat rayu untuk meyakinkanmu
bahwa aku mencintaimu.Aku masih ingin merasakan semua rasa ini untuk lebih lama
lagi,tanpa mengenal kalimat “selesai” dan juga “usai”.Aku masih ingin bercerita
denganmu dihari-hari lelahku walaupun kita tak selalu bertemu.Mengertilah
sayang,disaat kamu sibuk dengan urusan dan masalahmu,aku disini ada untuk
merindukanmu.Serta berharap kamu mau bercerita padaku atas apa yang terjadi
pada dirimu.Meskipun sering kamu pendam sendiri masalah itu dan kembali
menghiburku seolah tak pernah terjadi apa-apa.Dikala rasa cemburu itu mulai
menghardikku,aku hanya bisa tersenyum dan meyakinkan hati bahwa kamu hanya
untukku.Terkadang aku merasa konyol,disaat aku harus sibuk memikirkan celotehan
adik kelas untuk kemudian ku jadikan alasan untuk mencemburuimu.Entah itu akan
menyakitkanku atau tidak,percayalah aku ingin merasakan hal ini lebih lama
lagi.
Jika boleh aku
berharap lebih,aku ingin kamu menjadi tempat ke tigaku mengadu,setelah Tuhanku
dan juga Orang tua ku.Tetaplah menjadi dirimu yang sekarang.Kamu dengan
kesibukanmu dan aku dengan rutinitasku.Biarkan semua ini mengalir dengan
sendirinya dengan perasaan yang ada.Kamu untukku dan aku untukmu.
Jangan biarkan
waktu dan keadaan memisahkan kita lagi seperti berberapa tahun yang
lalu.Terimakasih untuk waktu yang sering kamu sempatkan untukku.
Seseorang
yang masih bersama mimpi-mimpinya.
Kapital
A
0 komentar:
Posting Komentar