Catatan rindu diperjalanan itu.

Minggu, 20 September 2015



Di hari ke 11 yang berbahagia ini.
Aku merasakan rindu yang teramat dalam padamu,karna hari ini tak sedetikpun mata kita bisa saling bertemu.Suaramu yang khas membuatku ingin dan ingin mendengarkanya saat ini juga.Serta senyum mu yang hari ini tidak bisa kulihat,membuatku jemu atas pijakan waktu yang telah berlalu.
Barisan lampu gunung kota semarang membuatku ingin segera pulang dan kembali bersekolah.Kembali menyelesaikan hari lelahku bersamamu dan kembali melambungkan tinggi mimpi kita masing-masing.
Lucu memang,setelah aku mulai lupa cara merindukan seseorang.Rangkaian kata dalam namamu seakan berebut berbaris di otak ku menjadi yang nomor satu.Hingga memaksa hatiku untuk turut bersedih dalam kerinduan itu.
Wahai kerinduan ku,jangan biarkan rasa percaya ini terkalahkan oleh rasa curiga yang tak bersebab.Biarkanlah aku merasa tenang,untuk sebentar saja.
              

0 komentar: